Kamis, 25 November 2021

BELINYU GUIDING-XII UPW 2021


Laksana sayur tanpa garam yang akan hambar rasanya

begitu juga jika dunia SMK tanpa pratek.


25 Nopember 2021, pagi-pagi sebelum jam 7 semua anak XII UPW SMKN 3 Pangkalpinang sudah antusias berkumpul di dekat bis dan "elf" kesayangan SMKN 3 yang akan membrangatkan mereka, calon-calon tour guide profesional BABEL. Pada kesempatan ini mereka akan menguji "nyalinya" menceritakan beberapa destinasi wisata di kecamatan Belinyu provinsi Kep. Bangka Belitung. Bukan jalan-jalan, bukan pula tamasya. Kegiatan ini adalah salah satu bagian dari program kurikulum dimana siswa berkesempatan untuk langsung mempraktekkan keterampilan mereka sebagai tour guide setelah khatam dengan sederatan teori guiding

Sebelum berangkat,  siswa-siswi XII UPW mendapatkan briefing dari ketua tim dan pembinanya, Bu Lisa Prannia. Bu Lisa memberikan arahan dan menjelaskan kembali aturan dan pembagian rute guiding  untuk setiap destinasi wisata yang dituju dan didalam perjalanan. Penuh semangat siswa mendengar penjelasan pembinanya, sambil sesekali melirik kopelan kecil ditangan yang berisi materi guidingnya.

 

 


Bismillahirohmanirohim...akhirnya dua kendaraan pun melaju. Siswapun mulai memainkan perannya masing-masing sebagai guide. Kebetulan saya berada di bis. Jadi bisa menyaksikan bagaimana giatnya usaha mereka memberikan yang terbaik.

Dag...dig..dug... satu per satu siswa yang ada di bis mulai memegang microphone. Ada yang mengawali dengan berpantun, ada juga memberi salam hangat. Mereka berusaha menjelaskan materinya sepanjang rute perjalanan destinasi wisata yang dituju dengan lancar. Setelah selesai,  guiding pun dialihkan ke teman-teman lainnya sesuai dengan gilirannya.

Tidak hanya berfokus pada materi guiding, ternyata siswa-siswi XII UPW mampu berimprovisasi menjelaskan hal-hal lain terkait dengan tradisi, kuliner, dan lagu-lagu Bangka. Bahkan, apapun yang ada disepanjang jalan bisa menjadi sumber inspirasi materi mereka. Paling favorit pohon pisang dan kelapa???????😂😂😂

Selain itu, ada beberapa siswa yang membawa getas, kemplang, lada, buah sawit, sampai pasir timah. Bukan untuk dijual, tetapi sebagai alat praktek terkait materi yang disampikan. Sunggu totalitas sekali y...👍👍

Satu hal yang patut dicatat, siswa-siswa ini memegang komitmen dan fokus dengan kegiatannya. Terbukti ketika sampai di destinasi wisata, saya kira mereka semua akan langsung ambil posisi untuk mojok atau selfie. Tapi ternyata tidak. 

Benar sekali mereka langsung mengambil posisi BUKAN untuk selfie TAPI tetap beraksi menjadi guide. Kompaknya mereka ada yang sebagai guide dan ada yang sebagai turisnya...dibagi menjadi beberapa kelompok. Kembali mereka berlatih menunjukkan keahliannya.

Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar sesuai rencana walaupun ada beberapa siswa yang belum maksimal dan masih harus remedi. Itulah bagian dari proses pembelajaran. Satu hal yang penting adalah suguhan pembelajaran yang bermakna akan menjadi pengalaman belajar yang takkan terlupakan.


        

Pangkalpinang, 26 Nopember 2021

         Nur Azizah



3 komentar:

Hi ...

  Hi ...  it's so long... I miss this blog  so much . So sorry, for not seeing you for so long. Thanks CGP, after years, I write somethi...